4 Alasan Bubur Instan Bayi 6 Bulan Aman untuk Anak

4 Alasan Bubur Instan Bayi 6 Bulan Aman untuk Anak

Sebagai seorang ibu yang harus tetap bekerja dan tidak memiliki waktu untuk memasak sendiri makanan si kecil, bubur instan mungkin bisa menjadi pilihan yang paling praktis. Namun, seiring dengan meningkatnya kepedulian terhadap makanan sehat dan organik, ada beberapa orang tua yang khawatir untuk memberikan bubur instan kepada bayi. Berikut ini alasan bubur instan bayi 6 bulan aman untuk dikonsumsi anak.

1. Produk Sesuai Standar

MPASI instan berupa bubur instan untuk bayi diproduksi berdasarkan peraturan khusus dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Peraturan ini mencakup standar keamanan, kebersihan, dan pemenuhan gizi. Meski mengandung bahan pengawet, bahan tersebut instan berada pada takaran aman untuk bayi.

Suplemen makanan instan ini juga diproduksi secara steril dan mengandung zat gizi makro dan mikro yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi. Bahkan, produk bubur instan untuk bayi yang beredar di pasaran juga diperkaya dengan nutrisi seperti vitamin, DHA, Omega 3 dan mineral.

2. Takaran Gizi Sesuai Usia Bayi

Bubur instan adalah pilihan yang tepat saat ibu membutuhkan nutrisi yang tetap terpenuhi. Selain itu, bubur instan yang dibuat untuk bayi pasti disesuaikan dengan kandungan gizi yang mereka butuhkan. Tentunya, ini dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi bayi yang sudah tidak dapat lagi dipenuhi oleh ASI.

Misalnya, bayi usia 6 bulan membutuhkan 11 miligram zat besi per hari. Hanya sekitar 2 miligram zat besi yang dapat diperoleh dari ASI. Nah, kekurangan yang sangat kecil itu bisa dilengkapi dengan memberikan bubur instan yang takarannya lebih akurat.

3. Memuat Banyak Nutrisi

Banyak orang tua menginginkan bayinya untuk mendapatkan buah dan sayur dalam sekali makan. Semua bahan yang digunakan dicampurkan menjadi produk instan sebenarnya sudah mengandung nutrisi. Namun, pemberian bubur instan atau MPASI instan tersebut tetap lebih baik jika dikonsumsi secara tidak terus-menerus.

Bayi perlu merasakan rasa makanan asli dengan nutrisi yang masih segar. Seperti yang dibahas sebelumnya, bubur instan harus memenuhi standar kesehatan terlebih dahulu sebelum layak jual di pasaran.

4. Aman Jika Tak Terus-menerus

Bubur instan mengandung tambahan pemanis dan garam, sehingga sebaiknya tidak digunakan terlalu sering dikonsumsi untuk bayi usia 6 bulan. Selain itu, cita rasanya tentu tidak sebaik bubur yang Anda siapkan.

Bubur instan juga mengandung bahan pengawet. Jika terlalu sering dikonsumsi bayi usia dini, bukan tidak mungkin zat tersebut akan terkunci di tubuh si kecil.

Bubur instan bayi 6 bulan sangat bervariasi di pasaran. Pilih bubur yang memiliki nutrisi seimbang dan disukai anak Anda. Seperti pembahasan di artikel ini, memberikan bubur instan memang aman namun bukan untuk jangka panjang dan terlalu sering. Tetap perhatikan gizi dan nutrisi dari makanan organik yang Anda masak sendiri untuk bayi Anda.